Ungkap!
Kamu yang tidak pernah lagi bersua
menunduk sambil menggenggam sehelai potret tua
senyum yang sudah mulai pudar
tinggal cerita.
Lalu kau bungkus sepi dengan kata-kata
menyanjung luka dengan senyuman
terdiam tanpa suara,
katakan sayang!
Karena aku tidak pandai memahami rasa
Diam-mu penuh banyak makna
Lamunanku terlalu banyak pertanyaan,
tentangmu, tentangku, tentang kita?
Aku harus bagaimana, sayang?
Katakan!
Jangan pernah diam.
menunduk sambil menggenggam sehelai potret tua
senyum yang sudah mulai pudar
tinggal cerita.
Lalu kau bungkus sepi dengan kata-kata
menyanjung luka dengan senyuman
terdiam tanpa suara,
katakan sayang!
Karena aku tidak pandai memahami rasa
Diam-mu penuh banyak makna
Lamunanku terlalu banyak pertanyaan,
tentangmu, tentangku, tentang kita?
Aku harus bagaimana, sayang?
Katakan!
Jangan pernah diam.
Komentar
Posting Komentar